Indra menambahkan kehadiran sejumlah pemain abroad seperti Ivar Jenner dan Mauro Zijlstra membuat karakter tim saat ini tidak bisa disamakan dengan generasi sebelumnya. Dia menegaskan hasil kualifikasi lalu bukan tolok ukur kekuatan Timnas U-23 yang sekarang.
“Komposisi pemain berbeda, termasuk hadirnya beberapa pemain abroad seperti Ivar Jenner dan Mauro Zijlstra. Pertandingan kualifikasi sebelumnya tidak bisa menjadi ukuran,” sambungnya.
Meski begitu, Indra tetap mengakui sederet catatan penting yang harus segera diperbaiki. Dia menekankan perlunya peningkatan terutama dalam produktivitas menjelang tampil di SEA Games 2025 Thailand pada Desember mendatang.
“Ada banyak hal yang harus diperbaiki menuju SEA Games nanti,” ujar Indra.
Dia juga menegaskan kualitas lawan di SEA Games tidak bisa disamakan dengan Mali yang tampil sangat kuat pada laga ini. Menurutnya, beberapa peluang yang berhasil diciptakan menjadi modal penting yang akan terus dibenahi.
“Kualitas lawan di SEA Games juga tidak sama dengan lawan malam ini, jadi tidak bisa langsung dibandingkan. Dari sisi produktivitas, kami memiliki beberapa peluang meskipun tidak banyak. Itu juga harus diperbaiki,” pungkasnya.