Gol tersebut membuat Inter berada di atas angin. Mental para pemainnya terbentuk hingga mampu memaksa para pemain Udinese turun jauh hingga setengah pertahananya.
Udinese baru menciptakan peluang pertama saat laga memasuki menit ke-31. Melalui kerjasama Gerard Deulofeu dan Udogie mereka hampir saja memperdaya kiper Inter yang sudah salah posisi.
Alih-alih menyamakan kedudukan, Udinese mendapat kesialan pada menit ke-39. Pablo Mari melanggar salah satu oemain Inter di kotak penalti.
Hadiah penalti bagi Inter dieksekusi Lautaro Martinez. Penalti gagal karena ditepis sang kiper, namun bola muntah bisa disambar lagi oleh Martinez untuk mencetak gol. Skor menjadi 2-0.
Memasuki babak kedua Udinese tampil lebih berani menyerang. Melalui kerjasama Gerard Deulofeu dan Molina mampu mengantarkan bola sampai kotak penalti Inter.