Tak lama kemudian, Rasyid Bakri yang menerima umpan tarik dari Zulkifli nyaris membuka papan skor untuk PSM. Sayang tendangannya yang sudah tinggal masuk ke gawang tiba-tiba dihalau oleh Muhammad Rifaldi dengan kakinya.
Setelah itu, permainan berlangsung lebih menarik. Kedua tim saling jual beli serangan dengan mengandalkan sayap-sayap lincah yang mereka miliki.
Akan tetapi, hingga turun minum gol yang ditunggu oleh kedua tim belum juga datang. Alhasil, babak pertama masih ditutup dengan skor kacamata.
Babak Kedua
PSM kembali bermain dengan tempo cepat di awal babak kedua. Mereka langsung mendapatkan peluang lewat sepakan keras Anco Jansen tapi masih bisa ditepis oleh Quba.
Pada menit 53, pergerakan Anco kembali mengancam gawang Persiraja. Kali ini pemain berkepala plontos itu mengirim umpan lambung dari sisi kanan dan disambut oleh tandukan Rizky Eka. Sialnya, lagi-lagi Quba berdiri di posisi yang tepat sehingga bisa membuat penyelamatan gemilang lagi.