Delapan menit berselang, Panama mengancam lagi dari tendangan jarak jauh Jose Fajardo yang masih mengarah tipis ke sisi kanan gawang. Jual beli serangan pun berlanjut di menit akhir babak pertama, namun tak ada gol lagi yang tercipta hingga turun minum.
Uruguay mendominasi pertandingan di awal babak kedua. Namun kali ini lini pertahanan Panama lebih rapat sehingga mereka cukup kesulitan menciptakan peluang di menit awal.
Tim asuhan Marcelo Bielsa itu baru bisa mengancam pada menit 57 melalui tendangan jarak jauh Federico Valverde. Akan tetapi bola yang mengarah ke tiang jauh masih melenceng tipis di sisi kanan gawang.
Lima menit kemudian, Los Canaleros -julukan Timnas Panama- balas menebar ancama lewat tandukan Edgar Barcenas yang bisa dihalau oleh Rochet. Selepas itu, tim arahan Thomas Christiansen itu berkali-kali melepaskan tendangan spekulasi dari jarak jauh yang kurang akurat.
Di sisi lain, Uruguay jauh lebih bersabar untuk meracik serangan ke dalam kotak penalti lawan. Hasilnya, pada menit 85, Darwin Nunez sukses menggandakan keunggulan La Celeste menjadi 2-0 dengan tendangan volinya yang menyambar bola liar hasil tandukan Max Araujo yang sempat diblok lawan.