Macan Putih sendiri tetap bisa mengobrak abrik pertahanan Arema. Memanfaatkan kecepatan Fahmi dan Faris Aditama di sisi sayap, mereka berulang kali menebar ancaman dengan crossing-crossing berbahaya. Tetapi, kesigapan para pemain belakang lawan membuat kesempatan yang mereka dapat tak membuahkan hasil.
Tiga menit jelang turun minum, Singo Edan nyaris memecah kebuntuan. Sayangnya, tendangan jarak jauh yang dilesatkan oleh Johan Ahmad Farisi membentur mistar gawang dengan keras.
Kemudian, Fortes juga mendapatkan peluang matang di penghujung babak pertama tapi peluang satu lawan satunya bisa ditepis oleh Dikri Yusron. Alhasil, hingga turun minum tidak ada gol yang tercipta. Babak pertama ditutup dengan skor imbang 0-0.
Persik kembali menguasai menit-menit awal babak kedua. Mereka menguasai bola lebih banyak dan bisa memberikan tekanan kepada Arema.
Saat paruh kedua baru berjalan dua menit, Fahmi pun hampir mencetak gol pembuka pada laga ini. Namun, tendangan bebasnya yang sempat menyentuh kepala Fortes masih menyamping tipis di sisi kanan gawang.