Fakta Tendangan Kungfu Fadly Alberto: Ngamuk Dipicu Ucapan Rasisme

Andri Bagus Syaeful
Fadly Alberto dicoret dari Timnas Indonesia U-20 usai insiden tendangan kungfu, dengan dugaan rasisme yang memicu emosi di laga EPA U-20. (Foto: AFC)

"Ya, ya seperti itu. Tapi apapun saya bilang, itu tidak dibenarkan dan itu tidak boleh dilakukan. Ya, itu tidak boleh dilakukan (menendang lawan)," tambahnya.

Dia menilai Fadly harus mampu mengontrol emosi dan menjadikan kejadian ini sebagai pelajaran penting dalam perjalanan kariernya.

Sanksi Menanti dan Evaluasi Diri

Sumardji menegaskan Fadly Alberto harus segera melakukan evaluasi diri setelah insiden tersebut. Dia juga menyebut sanksi dari Komite Disiplin kemungkinan besar akan segera diberikan.

"Jadi, menurut saya dengan kejadian ini, tentu Berto ya harus bisa mengevaluasi diri dan harus menerima keputusan Komdis yang pasti akan diserahkan sanksi kepada Berto," katanya.

Kasus ini menjadi sorotan besar karena melibatkan pemain muda yang juga bagian dari sistem pembinaan nasional. Insiden tersebut sekaligus membuka kembali perdebatan soal disiplin, emosi, dan etika di level usia muda sepak bola Indonesia.
 
 

Editor : Reynaldi Hermawan
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mathew Baker Menangis Haru usai Pecahkan Rekor Debut Timnas Indonesia: Bangga Saja Tak Cukup!

57 tahun lalu

Hancurkan Oman 3-0, Ranking FIFA Timnas Indonesia Melejit ke Posisi 118

57 tahun lalu

Ranking FIFA Timnas Indonesia Naik 4 Tingkat usai Hajar Oman 3-0, Jauh Tinggalkan Malaysia

57 tahun lalu

Kutukan 38 Tahun Sirna! John Herdman Angkat Topi untuk Emil Audero

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal