Fakta Tendangan Kungfu Fadly Alberto: Ngamuk Dipicu Ucapan Rasisme

Andri Bagus Syaeful
Fadly Alberto dicoret dari Timnas Indonesia U-20 usai insiden tendangan kungfu, dengan dugaan rasisme yang memicu emosi di laga EPA U-20. (Foto: AFC)

"Itu kan diawali dari laporan ya, laporan dan setelah saya lihat di video, diawali dari perangkat pertandingan yang tidak profesional menjalankan tugas," tambahnya.

Dugaan Rasisme yang Picu Emosi

Sumardji mengungkap dia sudah berkomunikasi langsung dengan Fadly Alberto terkait insiden tersebut. Dalam percakapan itu, Fadly menjelaskan situasi yang dia alami di lapangan.

Menurut penuturan Fadly, ada ucapan bernada rasis yang diterimanya dari arah bench lawan sebelum insiden terjadi.

"Tetapi menurut Berto, kan saya telpon Berto. Ada dari bench itu teriakan, 'Berto hitam, Berto monyet'. Nah, disitulah Berto akhirnya naik darah marah dan dia melakukan tendangan itu," ucapnya.

Meski begitu, Sumardji menegaskan tindakan tersebut tetap tidak bisa dibenarkan dalam kondisi apa pun.

Editor : Reynaldi Hermawan
Artikel Terkait
Soccer
3 jam lalu

Kasus Tendangan Kungfu Fadly Alberto Masuk Meja Komdis, Sanksi Segera Diputus

Soccer
4 jam lalu

Profil Fadly Alberto Hengga: Striker Timnas yang Dicoret karena Tendangan Kungfu

Soccer
6 jam lalu

Firman Utina Komentari Pelatih yang Ikutan Ribut di EPA U-20: Makanya Kursus Jangan Tidur!

Soccer
7 jam lalu

Comeback Mees Hilgers di FC Twente Terganjal Izin Kerja, Nasibnya Dipertaruhkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal