Dugaan Rasisme di EPA U-20, Erick Thohir Beri Peringatan Keras: Tak Ada Toleransi!

Abdul Haris
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. (Foto: Dok PSSI Pers)

JAKARTA, iNews.id – Dugaan rasisme di Elite Pro Academy (EPA) U-20 mendapat respons tegas dari Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. Dia menegaskan tidak ada toleransi terhadap tindakan tersebut di sepak bola Indonesia.

Dia menyampaikan setiap ucapan, ungkapan, dan perilaku yang mengandung unsur rasisme harus ditindak serius oleh seluruh pihak.

Menurut dia, kompetisi usia muda seperti Elite Pro Academy tidak boleh hanya fokus pada hasil pertandingan semata.


PSSI Tekankan Pembinaan Karakter

Erick Thohir menilai pembinaan pemain harus berjalan beriringan dengan pembentukan karakter, pengendalian emosi, serta penghormatan terhadap lawan dan wasit.

“FIFA dan PSSI tidak membenarkan segala bentuk ucapan dan ungkapan rasisme di sepak bola. Baik di kancah internasional dan juga nasional. Sejak usia muda, pemain harus dibentuk dengan prinsip fair play, anti-rasisme, toleransi, disiplin, dan penghormatan kepada wasit. Prestasi tidak cukup hanya dengan skill. Prestasi harus ditopang karakter dan watak yang baik,” ujarnya di Jakarta, Rabu (22/4/2026).

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
Soccer
2 jam lalu

Kasus Tendangan Kungfu EPA U-20 Resmi Ditutup, Dua Klub Sepakat Evaluasi Total

Soccer
2 jam lalu

Tragedi Tendangan Kungfu di EPA U-20 Berakhir Damai, Fadly Alberto dan Raka Nurholis Saling Berangkulan

All Sport
3 jam lalu

Erick Thohir Temui Prabowo, Bahas Mega Proyek Akademi Olahraga dan TC Timnas Indonesia

Soccer
12 jam lalu

5 Insiden Terbengis di Sepak Bola: dari Gigit Bahu hingga Tendangan Kungfu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal