''Ketika Mendy tiba, staf menjelaskan bahwa dia akan ditempatkan di sayap VIP demi keselamatannya sendiri. Tapi mungkin karena dia orang Prancis dan bahasa Inggrisnya tidak bagus, dia salah memahami apa yang mereka katakan dan mengira dia dibawa ke sayap VIP untuk selebritas," ujar sumber itu.
''Dia tersadar ketika dia melihat sel dan menyadari dengan siapa dia akan bergaul. Dia tidak bahagia dan itu adalah pengalaman yang sangat serius baginya,” tuturnya.
Akibat kasus ini, Man City pun harus memberikan sanksi tegas kepada salah satu pemainnya tersebut. Namun Man City enggan memberikan komentar lebih lanjut sebelum proses hukum selesai.
Ini bukan kali pertama Mendy berurusan dengan kepolisian. Pada awal tahun 2021, dia kedapatan melanggar aturan Covid-19 di Inggris dengan menerbangkan seorang wanita dari Yunani ke rumahnya yang terletak di Chesire.
Masih di awal tahun 2021, Mendy menjadi sorotan usai membuat kehebohan dengan melanggar protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19. Dia merayakan acara ulang tahun dan membuat kerumunan pada momen tersebut.
Kemudian hanya satu bulan berselang, Mendy kembali melanggar hukum lantaran kedapatan mengendarai Lamborghini seharga 475 ribu pounds (sekitar Rp9,4 Miliar) tanpa asuransi maupun lisensi berkendara.