Cerita Aremania saat Detik-detik Tragedi Kanjuruhan: Lampu Dimatikan, Gas Air Mata Ditembakkan ke Tribun

Avirista Midaada
Salah satu Aremania menceritakan detik-detik kerusuhan di Stadion Kanjuruhan yang menyebabkan ratusan nyawa melayang. (foto: Antara).

MALANG, iNews.id- Salah satu Aremania menceritakan detik-detik kerusuhan di Stadion Kanjuruhan yang menyebabkan ratusan nyawa melayang. Total hingga saat ini ada 125 orang tewas akibat insiden memilukan itu.

Aremania itu bernama Slamet Sanjoko. Dia merupakan Aremania Korwil Bantur. 

Malam itu sejatinya laga Arema FC vs Persebaya berjalan kondusif. Namun suasana berubah ketika Arema FC menelan kekalahan 2-3 dari Persebaya.

Ada 2 Aremania yang ingin masuk ke lapangan. Namun menurut Slamet, dua Aremania itu sempat dilarang oleh pertugas keamanan.

"Saat itu kami menyampaikan ke petugas untuk tidak memberi izin. Karena dikhawatirkan akan memicu suporter lain yang kecewa. Tetapi karena memaksa akhirnya diizinkan," katanya Senin (3/10/2022).

Editor : Ibnu Hariyanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hasil Super League: Dramatis! Arema Ditahan Malut United di Kanjuruhan

57 tahun lalu

Pasukan Israel Bersiap Bentrok dengan Warga Palestina Selama Ramadan, Siapkan Drone Gas Air Mata

57 tahun lalu

Aremania Serbu SUGBK, Suasana Persija vs Arema FC Jadi Sorotan Super League

57 tahun lalu

Tawuran Warga Pecah di Terowongan Manggarai, Penumpang KRL Terdampak Gas Air Mata

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal