Pelatih Inter, Cristian Chivu, mengakui kualitas lawan.
"Kami tahu Liga Champions sangat kompetitif, jika sebuah tim mencapai tahap ini berarti mereka menawarkan sesuatu," kata dia.
"Mereka menunjukkan itu di Dortmund, Madrid, melawan City dan dua kali melawan kami," ujarnya.
Kekalahan Inter juga menjadi simbol kemunduran klub-klub Italia di Eropa. Juventus dan Atalanta masih tertinggal dari Galatasaray dan Borussia Dortmund, membuka kemungkinan Italia tanpa wakil di 16 besar. Situasi ini menambah tekanan bagi sepak bola Italia yang tengah berupaya mengembalikan reputasi di level tertinggi.