Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Daftar 12 Tim Lolos 16 Besar Liga Champions: Raksasa dan Kuda Hitam Bersatu
Advertisement . Scroll to see content

Bodo/Glimt Pembunuh Raksasa: Dari Stadion 8.200 Kursi ke 16 Besar Liga Champions

Rabu, 25 Februari 2026 - 06:45:00 WIB
Bodo/Glimt Pembunuh Raksasa: Dari Stadion 8.200 Kursi ke 16 Besar Liga Champions
Bodo/Glimt singkirkan Inter Milan dengan agregat 5-2 dan melaju ke 16 besar Liga Champions, menegaskan kebangkitan klub Norwegia tersebut di Eropa. (Foto: UEFA)
Advertisement . Scroll to see content

Dari Promosi ke Panggung Elite Eropa

Bodo/Glimt baru promosi ke kasta tertinggi Norwegia pada 2017, kompetisi yang selama tiga dekade didominasi Rosenborg. Sejak itu, mereka menjelma menjadi kekuatan baru dengan meraih empat gelar liga dalam enam musim terakhir.

Perjalanan Eropa mereka pun menanjak. Musim lalu, Bodo/Glimt menjadi tim Norwegia pertama yang mencapai semifinal kompetisi besar Eropa setelah melaju ke empat besar Liga Europa. Sebelum musim ini, capaian terbaik mereka ialah menyingkirkan Lazio lewat adu penalti di perempat final sebelum dihentikan Tottenham Hotspur.

Kini level mereka meningkat drastis. Tanpa deretan bintang dan dengan anggaran terbatas, Bodo/Glimt melangkah ke babak 16 besar Liga Champions dan berpeluang menghadapi Manchester City atau Sporting Lisbon pada fase berikutnya.

Sebelumnya, mereka kerap dianggap lawan sulit karena bermain di lapangan sintetis dan cuaca dingin ekstrem di Stadion Aspmyra yang berkapasitas 8.200 penonton. Namun kemenangan tandang atas Inter membuktikan kekuatan mereka tidak hanya bergantung pada kandang.

Bagi Inter, kekalahan ini menjadi pukulan telak. Klub tiga kali juara Eropa itu memiliki sejarah dan anggaran jauh lebih besar. Musim lalu mereka mencapai final setelah menyingkirkan Bayern Munich dan Barcelona.

Pelatih Inter, Cristian Chivu, mengakui kualitas lawan.

"Kami tahu Liga Champions sangat kompetitif, jika sebuah tim mencapai tahap ini berarti mereka menawarkan sesuatu," kata dia.

"Mereka menunjukkan itu di Dortmund, Madrid, melawan City dan dua kali melawan kami," ujarnya.

Kekalahan Inter juga menjadi simbol kemunduran klub-klub Italia di Eropa. Juventus dan Atalanta masih tertinggal dari Galatasaray dan Borussia Dortmund, membuka kemungkinan Italia tanpa wakil di 16 besar. Situasi ini menambah tekanan bagi sepak bola Italia yang tengah berupaya mengembalikan reputasi di level tertinggi.

Editor: Reynaldi Hermawan

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut