Terlebih Conte baru saja mempersembahkan gelar scudetto bagi Inter Milan. Itu merupakan gelar pertama sejak 11 tahun yang lalu.
Tentu catatan manis itu diharapkan ditularkan ke pasukan The Lilywhites yang sudah lama puasa gelar. Conte pun siap menjawab tantangan tersebut.
"Menjadi manajer Tottenham adalah kesenangan besar, suatu kehormatan besar. Sekarang saya ingin membalas kepercayaan ini," kata Conte dikutip situs resmi klub, Selasa (3/11/2021).
Conte mengatakan filosifi bermainnya sangat sederhana. Dia akan memainkan sepak bola yang atraktif dan membuat tim yang stabil.
“Filosofi kepelatihan saya sangat sederhana: memainkan sepak bola yang bagus dan sepak bola yang menarik bagi para penggemar kami, dengan penuh semangat. Untuk memiliki tim yang stabil, tidak naik turun," ujarnya.
Ujian pertama Conte sebagai juru taktik Tottenham akan berlangsung Jumat (5/11/2021) dini hari WIB. Tottenham akan melawan Vitesse di laga lanjutan Liga Konferensi Eropa 2021/2022.
Tentu kemenangan harus diraih Conte untuk meyakinkan jika dirinya mampu membawa Tottenham naik dan bersaing sebagai salah satu klub calon juara.