Namun, Ruud van Nistelrooy dan Santi Cazorla mengambil langkah hukum karena gaji mereka belum dibayar. Meski telah mengajukan banding, Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) kemudian menolak banding Malaga atas hukuman UEFA tersebut.
Zenit bersama dua klub rusia lain yakni Anzhi Makhachkala, Rubin Kazan pernah mendapat sanksi dari UEFA pada Mei 2014. Mereka adalah 3 dari sembilan klub yang menandatangani settlement agreements sehubungan dengan pelanggaran FFP.
Ketiganya mendapatkan sanksi berupa denda, pembatasan skuad, dan pembatasan transfer di bursa transfer musim itu. Zenit, yang sebelumnya sempat menembus fase knockout Liga Champions dalam dua dari tiga musim, terpaksa mendapat hukuman terberat. Mereka diminta untuk membayar 12 juta euro- dimana 6 juta euro kemudian ditangguhkan.
Paris Saint Germain (PSG) juga pernah mendapat hukuman dari FFP karena dianggap telah menggelembungkan pendapatan mereka melalui kesepakatan sponsor dengan Otoritas Pariwisata Qatar.
Klub kaya yang dimiliki oleh konsorsium Timur Tengah itu memang jor-joran dalam belanja pemain. UEFA pun memberikan sanksi kepada PSG terkait aturan FFP setelah melihat besarnya banderol gaji pemain dan harga transfer pemain mereka.