DANIEL ROEKITO (Persik – 2006)
Pada Ligina 2006, Daniel Roekito mampu membawa Persik Kediri meraih titel keduanya. Dia mampu mengkolaborasikan striker sekelas Christian Gonzales, Budi Sudarsono, yang ditopang kreativitas Danilo Fernando, Ebi Sukore, dan Khusnul Yuli di tengah.
Macan Putih lolos ke 8 besar dengan status runner-up Wilayah Timur. Kemudian, Persik mampu jadi pemuncak klasemen Grup Barat pada 8 besar. Di semifinal, Gonzales dkk menggulung Persmin Minahasa 3-1, dan mengalahkan PSIS Semarang 1-o di final lewat gol Gonzales pada perpanjangan waktu. Namun, tak lama usai bikin gol striker asal Uruguay itu diganjar kartu merah.
KAS HARTADI (Sriwijaya FC – 2011/2012)
Pada musim 2011/2012, Kas Hartadi bisa dibilang mewarisi tim yang ditinggalkan Ivan Kolev yang didepak karena gagal membawa Sriwijaya FC kampiun di musim sebelumnya.
Di tangan Kas, tim yang diperkuat bintang-bintang sekelas Firman Utina, Ponaryo Astaman, M Ridwan, Keith Kayamba Gumbs, dan Hilton Moreira mampu tampil paling konsisten pada kompetisi yang bernama Indonesia Super League (ISL) itu.
Hasilnya, di akhir musim Laskar Wong Kito mampu finis di puncak klasemen dengan poin 79, unggul 11 angka dari Persipura Jayapura. Titel itu makin indah karena Kayamba terpilih jadi pemain terbaik.