Ilham menilai perhatian besar juga perlu diberikan kepada perkembangan wasit lokal Indonesia. Langkah itu penting agar peningkatan kualitas kompetisi dapat berjalan secara berkelanjutan.
Peningkatan kesejahteraan menjadi salah satu faktor penting. Selain itu, sistem evaluasi berbasis performa, program pendidikan berkelanjutan, dan kesempatan memimpin laga internasional juga dibutuhkan untuk mencetak wasit berkualitas.
"Keberhasilan sesungguhnya adalah ketika pertandingan-pertandingan terbesar di Indonesia dapat dipimpin oleh wasit Indonesia dengan standar yang sama baiknya di tingkat internasional," ucapnya.
Isu perwasitan kini menjadi bagian penting dalam pembahasan perkembangan IBL. Kualitas liga tidak hanya ditentukan oleh kemampuan pemain, reputasi pelatih, atau kekuatan klub.
Kredibilitas kompetisi juga sangat dipengaruhi kualitas perangkat pertandingan. Jika standar officiating terus meningkat, kepercayaan publik terhadap IBL bisa ikut tumbuh.
Kontroversi di Playoffs IBL 2026 menjadi pengingat keras bagi semua pihak. Wasit asing bisa membantu menaikkan standar, tetapi masa depan officiating Indonesia tetap sangat bergantung pada pembinaan, evaluasi, dan keberanian memberi ruang lebih besar kepada wasit lokal.