Unggul Duluan tapi Tersingkir, Devin/Faathir Akui Kehilangan Fokus Jadi Biang Kerok Kekalahan

Abdul Haris
Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi tersingkir di Indonesia Open 2026. (Foto: PBSI)

"Kalau pressure sih tidak ada, tapi mungkin grogi saja sih. Indonesia Open kan turnamen level Super 1000, apalagi merasakan atmosfer Istora yang ramai banget pendukungnya," kata Faathir.

Pasangan peringkat 37 dunia itu menjadikan kekalahan kali ini sebagai bahan evaluasi penting untuk meningkatkan kualitas permainan mereka di masa depan.

Faathir menyoroti fokus sebagai aspek utama yang harus diperbaiki. Dia merasa timnya sempat kehilangan kendali setelah lawan mulai menemukan ritme permainan.

"Evaluasinya, kalau saya fokusnya harus ditingkatkan lagi. Karena kan tadi kami bisa menang di game pertama, lumayan jauh kan ya. Tapi game kedua, mungkin karena kaget 'menang angin' jadi kami dari awal sudah ketekan duluan," tuturnya.

Hal senada disampaikan Devin. Dia menilai pemain harus mampu melupakan poin-poin yang hilang dan segera mencari solusi di lapangan agar tidak terus berada dalam tekanan.

"Kalau saya, habis hilang beberapa poin, jangan dipikirin. Harus cepat-cepat mengubah pola main. Sama soal fokusnya juga harus lebih dijaga saat kehilangan satu atau dua poin. Fokusnya harus kencang terus," ungkap Devin.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
2 hari lalu

Tahan Sakit di Punggung, Reza Tetap Antar Sabar Menang di China Open 2026

7 hari lalu

Tampil Meyakinkan, Fajar/Fikri ke Perempat Final Japan Open 2026 Pulangkan Ganda Taiwan

31 hari lalu

Runner-up Macau Open 2026, Ali/Devin Tetap Lega meski Gagal Juara

1 bulan lalu

Ali/Devin Runner Up Macau Open 2026, Momentum Hilang di Gim Penentuan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal