Unggul Duluan tapi Tersingkir, Devin/Faathir Akui Kehilangan Fokus Jadi Biang Kerok Kekalahan

Abdul Haris
Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi tersingkir di Indonesia Open 2026. (Foto: PBSI)

Devin menilai permainan mereka sebenarnya sudah berjalan sesuai rencana pada dua gim awal. Namun, fokus yang tiba-tiba hilang menjelang akhir gim kedua menjadi titik balik pertandingan.

"Sebenarnya dari awal cara mainnya sudah benar game pertama dan game kedua. Di game kedua terakhir waktu kedudukan 17-18, tiba-tiba langsung hilang fokusnya. Terus di game ketiga, kami langsung tertekan dan lawan lebih enak mainnya," ujar Devin, dikutip dari rilis resmi PBSI.


Atmosfer Istora Jadi Pelajaran Berharga

Kehilangan gim kedua membuat kepercayaan diri lawan meningkat. Sebaliknya, Devin/Faathir kesulitan keluar dari tekanan hingga akhirnya kalah 17-21 pada gim kedua dan 11-21 pada gim ketiga.

Bagi Devin/Faathir, Indonesia Open 2026 menjadi pengalaman berharga. Ini merupakan kali kedua mereka tampil di Istora Senayan setelah sebelumnya merasakan atmosfer Indonesia Masters 2026.

Meski tidak merasa terbebani, Faathir mengakui suasana Indonesia Open berbeda dibanding turnamen lain. Status turnamen Super 1000 dan dukungan ribuan penonton membuat atmosfer pertandingan terasa jauh lebih besar.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
2 hari lalu

Tahan Sakit di Punggung, Reza Tetap Antar Sabar Menang di China Open 2026

7 hari lalu

Tampil Meyakinkan, Fajar/Fikri ke Perempat Final Japan Open 2026 Pulangkan Ganda Taiwan

31 hari lalu

Runner-up Macau Open 2026, Ali/Devin Tetap Lega meski Gagal Juara

1 bulan lalu

Ali/Devin Runner Up Macau Open 2026, Momentum Hilang di Gim Penentuan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal