“Saya merasa berpasangan dengan a Fajar bisa membuat saya lebih tenang, lebih dewasa di dalam lapangan. Sebagai senior sejak di klub, dia benar-benar bisa ngemong dan membimbing saya,” kata Fikri.
Kini, tantangan lebih besar menanti mereka di partai puncak. Fajar/Fikri akan berhadapan dengan pasangan tangguh Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, yang merupakan unggulan kedua dunia. Laga final ini akan digelar pada Minggu (27/7/2025).
Kemenangan atas pasangan Malaysia akan menjadi penegas kekuatan baru ganda putra Indonesia. Fajar/Fikri pun membawa harapan besar untuk mengakhiri turnamen ini dengan gelar juara dan mencatatkan sejarah sebagai pasangan baru yang langsung menjuarai ajang Super 1000.