Olahraga ini berkembang pesat sehingga dibentuk asosiasi untuk menaunginya yakni International Badminton Federation (IBF) pada 1934. IBF lalu menggelar kejuaraan yang terkenal yang diberi nama Piala Thomas yang diadakan pada 1948-1949, diambil dari nama Sir George Alan Thomas mantan Presiden IBF dan pemain bulu tangkis Inggris.
Lalu kemudian diadakan pula kejuaraan Piala Uber pada 1956, yang diambil dari nama Betty Uber, mantan pemain bulu tangkis Inggris.
Piala Thomas adalah kejuaraan bulu tangkis beregu yang dikhususkan putra, sedangkan Piala Uber adalah kejuaraan bulu tangkis beregu yang dikhususkan untuk putri.
Sejarah Bulu Tangkis di Indonesia
Di Indonesia sendiri, bulu tangkis mulai masuk sekitar tahun 1930-an. Tentu masuknya bulu tangkis di Indonesia dibawa oleh tentara kolonial Inggris bermula di bekas daerah jajahannya yakni Malaysia dan Singapura lalu masuk ke Indonesia bagian barat yakni Sumatera pada tahun 1930.
Selain di Sumatera, bulu tangkis juga berkembang di Pulau Jawa seperti di Jakarta dan Bandung. Pada tahun 1942 saat masa pendudukan Jepang, istilah badminton diganti karena dianggap asing di Indonesia.