PBSI Bongkar Penyebab Tim Indonesia Gagal Total di Piala Thomas 2026

Andri Bagus Syaeful
Tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan. (Foto: PBSI)

“Ini faktor manusia yang tidak bisa diukur pakai angka. Seorang Alwi Farhan itu kami bisa mendata bahwa detak jantungnya dia itu di atas 200 bpm,” ujarnya.

Tekanan besar disebut muncul karena para pemain memiliki keinginan tinggi membawa Indonesia melaju jauh di Piala Thomas 2026. Namun situasi tersebut justru membuat emosi pemain sulit dikendalikan.

“Faktor utamanya adalah tekanan terhadap atlet. Keinginan mereka begitu tinggi dan berpikir bisa mengalahkan Thailand yang bisa menang lawan Prancis, tetapi dari keinginan itu pemain tidak bisa mengontrol emosinya,” tutur Eng Hian.


Indonesia Cetak Rekor Buruk di Piala Thomas 2026

Tim Indonesia tergabung di Grup D bersama Prancis, Thailand, dan Aljazair. Pada fase grup, Alwi Farhan dan kolega sebenarnya mampu meraih dua kemenangan.

Indonesia sukses mengalahkan Aljazair dengan skor telak 5-0. Setelah itu, Merah Putih juga menang dramatis 3-2 atas Thailand.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Manuver PBSI, Muhammad Rian Ardianto Resmi Duet dengan Daniel Edgar Marvino

57 tahun lalu

Alwi Farhan Dapat Julukan King Crab dari Penggemar China, Reaksinya Mengejutkan!

57 tahun lalu

Target Tinggi Pelatih: Alwi Farhan Harus Lolos BWF World Tour Finals 2026

57 tahun lalu

Tim Junior Indonesia Uji Kekuatan jelang Kejuaraan Asia Buluangkis 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal