“Ini faktor manusia yang tidak bisa diukur pakai angka. Seorang Alwi Farhan itu kami bisa mendata bahwa detak jantungnya dia itu di atas 200 bpm,” ujarnya.
Tekanan besar disebut muncul karena para pemain memiliki keinginan tinggi membawa Indonesia melaju jauh di Piala Thomas 2026. Namun situasi tersebut justru membuat emosi pemain sulit dikendalikan.
“Faktor utamanya adalah tekanan terhadap atlet. Keinginan mereka begitu tinggi dan berpikir bisa mengalahkan Thailand yang bisa menang lawan Prancis, tetapi dari keinginan itu pemain tidak bisa mengontrol emosinya,” tutur Eng Hian.
Tim Indonesia tergabung di Grup D bersama Prancis, Thailand, dan Aljazair. Pada fase grup, Alwi Farhan dan kolega sebenarnya mampu meraih dua kemenangan.
Indonesia sukses mengalahkan Aljazair dengan skor telak 5-0. Setelah itu, Merah Putih juga menang dramatis 3-2 atas Thailand.