"Kesempatan pulang kali ini kami gunakan dengan baik-baik untuk recharge penuh mungkin, bertemu keluarga, diimbangin dengan latihan, karena berkompetisi di World Championship tidak hanya menulu latihan, kita juga perlu sedikit berehat diri di rumah," lanjut Mario.
Veda juga menyambut MotoGP Mandalika 2026 dengan penuh optimisme. Dia mengaku tidak terbebani tingginya ekspektasi masyarakat. Menurut dia, dukungan publik justru menjadi penyemangat untuk memanfaatkan kesempatan tampil di kandang sendiri.
"Ekspektasi netizen tak ada tekanan, justru jadi motivasi bagi saya. Jika sudah dikasih kesempatan, saya harus memaksimalkannya," ujar Veda.
Pembalap muda tersebut juga berharap tribun Sirkuit Pertamina Mandalika dipenuhi masyarakat Indonesia. Dia ingin merasakan atmosfer balapan di depan pendukung sendiri bersama Mario saat membawa nama Indonesia di ajang balap dunia.
"Saya dan Mas Mario pasti akan memberikan yang terbaik untuk Indonesia. Saya sudah tidak sabar merasakan atmosfer balapan di depan para pendukung sendiri. Semoga masyarakat Indonesia bisa memenuhi tribun sirkuit dan memberikan dukungan langsung kepada kami," imbuh Veda.