Nama Pedro Acosta pun mencuat sebagai kandidat kuat. Pembalap muda asal Spanyol itu dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi masa depan Ducati.
“Di sisi lain, keputusan Acosta ke Ducati sangat tepat, dia adalah masa depan Ducati, dan ini juga menandakan masa depan MotoGP kini dikuasai pembalap Spanyol, bukan Italia,” pungkas Pernat.
Dengan kondisi ini, dinamika internal Ducati diprediksi akan semakin panas. Dominasi Marquez tidak hanya berdampak di lintasan, tetapi juga mengguncang stabilitas tim dari sisi psikologis pembalapnya.