"Kita harus mempertimbangkan kita hanya berlatih lima hari untuk mempersiapkan turnamen ini. Lima hari para pemain ini bersama-sama adalah waktu yang sangat singkat untuk mempersiapkan semua situasi. Dan kita melakukannya dengan baik," ujarnya.
Dia juga menilai timnya memiliki sejumlah peluang emas untuk menyamakan kedudukan. Tekanan melalui skema power play bahkan sempat membuat Thailand kesulitan.
"Saya pikir kita memiliki dua atau tiga peluang yang sangat jelas untuk mencetak gol. Dan mereka kurang lebih terkejut ketika mereka bertahan dari power play kami. Saya pikir kita memiliki banyak sekali peluang termasuk situasi pressing yang bisa kita raih hasil imbang," tuturnya.
Souto turut menyinggung keputusan wasit yang dinilai kurang tepat dalam momen krusial. Meski begitu, dia tetap menerima hasil akhir pertandingan.
"Menurut pendapat saya, saya harus memeriksa tayangan ulang, itu pelanggaran yang sangat keras. Itulah mengapa kami meminta challenge. Tetapi secara umum kami kalah," tegasnya.