Menurut Fadil yang bersangkutan pernah menjadi pelatih Biliar Sumut sehingga dikaitkan dengan organisasi POBSI. "Kami dalam hal ini tidak berkewajiban melakukan pembelaan terhadap Coki secara organisasi," kata Fadil.
Fadil bersama Salomo telah memberikan saran kepada Coki untuk cooling down (menenangkan diri) dan melakukan upaya mediasi. Namun yang bersangkutan tetap pada pendiriannya.
Adapun kasus ini terjadi setelah Edy Rahmayadi menyampaikan pidato di rumah dinasnya, Senin (27/12/2021). Saat itu mantan Ketua Umum PSSI itu membuat heboh Aula Tengku Rizal Nurdin lantaran menjewer kuping Coki saat menyerahkan bonus bagi para pelatih dan atlet peraih medali pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua.