Pada perebutan medali perunggu, Maria Kristin menyadari akan sulit untuk melawan Lu Lan. Terlebih dia tak pernah menang dengan Lu Lan.
Namun, baginya tidak ada yang tak mungkin. Olimpiade ada sebuah pertandingan yang penuh misteri, di mana segala sesuatunya dapat terjadi.
Akhirnya, secara mengejutkan, Maria Kristin berhasil mengalahkan unggulan keempat asal China Lu Lan di perebutan medali perunggu lewat rubber gim.
Pada gim pertama, dia kalah dengan skor 15-21. Kemudian ia membalasnya pada gim kedua dan menang 21-13. Akhirnya, Maria Kristin menutup game ketiga dengan kemenangan 21-15 dan membuat Lu Lan saat itu menangis terpukul dengan kekalahan tersebut.
Maria Kristin mengungkapkan cerita di balik kesuksesannya tersebut. Dia mengatakan bahwa kesuksesan itu tidak lepas dari sosok pelatih yang mendampinginya yakni Hendrawan.