Tak hanya berdampak pada teknis pertandingan, Indonesia Open 2027 juga akan dikemas dengan pendekatan sportainment. PBSI melihat durasi turnamen yang lebih panjang membuka ruang aktivasi hiburan di luar lapangan.
“Sportainment menjadi bagian penting untuk menghadirkan pengalaman menonton yang lebih menarik bagi penonton di arena maupun penggemar yang mengikuti melalui siaran dan platform digital,” ungkapnya.
PBSI menilai penguatan sportainment yang ditopang kompetisi kelas dunia akan memperkuat daya tarik Indonesia Open sebagai ajang olahraga dan hiburan global.
Langkah ini juga dinilai sejalan dengan misi BWF memperluas jangkauan dan popularitas bulutangkis di tingkat internasional, sekaligus menempatkan Indonesia Open 2027 sebagai salah satu pusat perhatian kalender dunia.