Prestasinya bukan kali pertama, sebelumnya Atikoh meraih Virgin Marathon di event Pocari Run Bandung 2022 dan menyelesaikan FM di Tokyo Marathon awal tahun 2023 dalam ajang world marathon major pertamanya.
Meski memiliki rutinitas berlari, Istri Capres Ganjar ini mengakui bahwa FM di BorMar 2023 memberikan pengalaman berat, terutama karena cuaca dan kurangnya latihan.
"Ini FM paling berat menurut saya, tanjakan dan panasnya ya luarbiasa, mungkin juga karena kurang latihan," ungkapnya.
Atikoh menegaskan bahwa kemampuan berlari jarak jauh tidak bisa dicapai dengan instan. Di usianya yang segera menginjak 52 tahun, latihan menjadi kunci keberhasilannya menyelesaikan jarak 42 KM.
"Ya harus latihan, nggak bisa sesuatu itu instan, tetap proses itu akan mempengaruhi hasil," tegasnya.