“Alhamdulillah bisa memenangkan pertandingan tanpa cedera. Di gim pertama sangat ketat karena mereka alot sekali, sangat tahan tapi kami coba untuk tidak mengikuti pola mereka,” katanya.
Dia menegaskan kecepatan permainan menjadi kunci kemenangan. Strategi tersebut dinilai efektif memecah pertahanan lawan.
“Kami terus mencoba bermain dengan tempo cepat. Itu yang menyulitkan mereka,” ucapnya.
Dengan bekal tersebut, Ana/Trias kini siap menghadapi Korea Selatan. Mereka bertekad tampil maksimal demi membawa Indonesia melangkah ke final.
Semifinal Piala Uber 2026 akan menjadi ujian besar berikutnya. Laga ini juga menjadi panggung pembuktian konsistensi ganda putri Indonesia di level dunia.