Evaluasi Atlet: Transparan dan Berbasis Prestasi
"Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, per tanggal 17 Oktober 2025 kami memutuskan untuk melakukan penyesuaian komposisi atlet pelatnas dan melakukan degradasi terhadap beberapa nama atlet," tambah Eng Hian.
PBSI menegaskan bahwa proses ini merupakan bagian dari pembinaan berkelanjutan, dan tidak menutup peluang bagi para atlet untuk kembali ke pelatnas di masa depan.
"Kami juga ingin menegaskan bahwa degradasi bukan merupakan akhir dari perjalanan seorang atlet. PBSI tetap memberikan ruang bagi setiap atlet untuk berkembang di luar pelatnas, berkompetisi di berbagai turnamen nasional maupun internasional, dan membuktikan diri untuk mendapatkan kesempatan kembali ke pelatnas di masa mendatang," ujarnya.
PP PBSI turut menyampaikan apresiasi dan penghargaan tinggi atas dedikasi dan kerja keras para atlet yang telah berkontribusi selama berada di pelatnas.
"Kami menyampaikan terima kasih kepada para atlet yang terdampak atas dedikasi, kerja keras, dan kontribusi mereka selama berada di pelatnas," tutup Eng Hian.
PBSI Tetap Fokus Jaga Kejayaan Bulu Tangkis Indonesia
PBSI berkomitmen untuk terus menjalankan program pelatnas berdasarkan prinsip transparansi, meritokrasi, dan orientasi prestasi, demi menjaga eksistensi bulu tangkis Indonesia di level dunia.