Yuni Astuti Kutuk Keras Kasus Pencabulan Anak Asuh di Panti Asuhan Kulonprogo

Kuntadi
Tokoh perempuan DIY, Yuni Astuti. (Foto : ist)

KULONPROGO, iNews.id - Ketua DPW Partai Perindo DIY Yuni Astuti mengutuk keras, pelaku pencabulan terhadap anak asuh di salah satu panti asuhan di Kabupaten Kulonprogo. Kini polisi telah menahan pelaku MT (46) yang merupakan pimpinan panti asuhan. 

"Saya mengutuk keras pelecehan seksual tersebut apalagi kasus itu pelakunya adalah pimpinan panti asuhan. Sosok yang seharusnya jadi pelindung anak-anak di sana tapi malah menyalahgunakan tanggung jawab dan amanah," kata Yuni Astuti, Minggu (9/10/2022). 

Kader Pemuda Pancasila DIY ini mengatakan, dirinya siap  memberikan pendampingan hukum dan psikologis kepada korban. Bahkan dia siap berada di barisan terdepan dalam mengawal tegaknya proses hukum kasus ini. Untuk itulah, Yuni Astuti akan ikut mengawal kasus pelecehan seksual itu hingga selesai.

"Saya siap ikut memberikan bantuan kepada korban dan keluarganya. Termasuk apabila ada korban lainnya yang belum berani melapor, saya siap ikut mendampingi. Jangan takut melapor apabila ada korban lainnya," kata Yuni Astuti.

Perempuan asal Galur, Kulonprogo ini, berharap pelaku diberikan hukuman yang sepantasnya. Kasus ini harus menjadi yang terakhir, dan tidak boleh ada kejadian serupa di kemudian hari.  

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Geger Pengasuh Padepokan Cabuli Santriwati di Pekalongan, Orang Tua Jemput Anak

57 tahun lalu

Situbondo Geger! Oknum Guru SMA Diduga Cabuli Siswa Sesama Jenis, Digerebek di Hotel

57 tahun lalu

Terungkap! Oknum Kiai Cabuli 13 Santri di Ponorogo Diduga Sudah Beraksi Bertahun-tahun

57 tahun lalu

Pemotor Asal Mojokerto Tewas di Pinggir Jalan Kulonprogo, Diduga Korban Kecelakaan

57 tahun lalu

Kecelakaan Maut di Kulonprogo, 2 Pemotor Bertabrakan Tewaskan 1 Orang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal