Wasekjen PBNU: Menag Bilang Tak Ada Afirmasi Syiah dan Ahmadiyah

Irfan Ma'ruf
Wasekjen PBNU Masduki Baidlowi menyebut bahwa isu afirmasi Syiah dan Ahmadiyah tidak ada. (Foto : Ist)

JAKARTA, iNews.id - Pernyataan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas yang melakukan afirmasi hak beragama warga Syiah dan Ahmadiyah di Indonesia direspon Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Wasekjen PBNU Masduki Baidlowi menyebut bahwa isu afirmasi tidak ada, hanya ingin berdialog.  

"Pak Menteri Agama sudah telepon saya. Katanya tidak ada afirmasi dan segala macam. Tapi lebih pada bagaimana memfasilitasi dialog agar mencari solusi sebagai warga negara," kata Masduki saat dihubungi iNews.id, Jumat (25/12/2020).

Masduki menyebut maksud Yaqut membuka dialog untuk memberikan hak kelompok minoritas mendapatkan sebagai warga negara.  "Negara memberikan fasilitas pada warga negara tentang hak haknya agar tidak dirugikan. Intinya dialog," katanya. 

Dia menyambut baik adanya upaya dialog yang dibuat oleh Yaqut. Hal itu untuk memastikan hak setiap warga negara dalam memeluk agama. "Kalau apa yang dibilang menteri agama seperti itu ingin memfasilitasi dialog bagaimana hak hak warga negara ya benar," katanya.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pakar Hukum Ubhara Kritik KPK dalam Konstruksi Hukum Kasus Kuota Haji

57 tahun lalu

LBH Ansor Bali Soroti Kasus Kuota Haji yang Jerat Gus Yaqut Jadi Tersangka Korupsi

57 tahun lalu

Putusan Rapat Konsultasi Syuriyah-Mustasyar PBNU Final, Mengikat secara Konstitusional

57 tahun lalu

Rapat PBNU di Lirboyo Putuskan Muktamar ke-35 NU Segera Digelar untuk Akhiri Konflik

57 tahun lalu

Dukung Rais Aam dan Ketum, Pesantren Krapyak Imbau PBNU Hormati Otoritas Kiai Sepuh

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal