Waduh, PKH di Gunungkidul Digunakan untuk Kampanye Dukung Cabup

Suharjono
Bentuk kampanye di grup WA yang ramai diperbincangkan warganet. (Foto : tangkapan layar)

Wakil Ketua DPRD Gunungkidul, Heri Nugroho mengatakan, semestinya ada edukasi dari Pemkab Gunungkidul mengenai anggaran negara tersebut. Karena seringkali rawan dislahgunakan untuk kampanye pasangan cabup.

"Bahwa PKH dan dana lain seperti Danais misalnya, itu tidak mengikat cabup. Siapapun bupatinya ke depan, PKH dan Danais akan turun karena ini anggaran negara dan ada aturannya, bukan karena cabup," katanya.

Dia berharap pihak pendamping PKH segera mengambil langkah tegas. Kalau melihat narasi yang disampaikan di grup, seakan pendamping PKH terlibat dalam penyesatan informasi itu.

"Ini harus diusut, kalau benar ya pendamping harus kena sanksi," kata Ketua DPD Golkar Gunungkidul ini.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kampanye Terakhir di 7 Kecamatan Kota Sukabumi, Pesan Fahmi-Dida Jaga Suara

57 tahun lalu

Turun Kampanye dengan Ridwan Kamil di Pilgub Jakarta, Jokowi: Ya Bisa Saja

57 tahun lalu

Jembatan Ambruk saat Dilewati Rombongan Cagub Maluku Tengah Andi Munaswir, 6 Orang Tewas

57 tahun lalu

Kampanye di Desa Siniu, Cagub Ahmad Ali Bertekad Ciptakan 10.000 Usahawan Baru di Sulteng

57 tahun lalu

Kampanye Ahmad HM Ali di Desa Malanggo: Pendidikan Gratis untuk Masa Depan Sulteng

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal