UGM Kembangkan Bahan Pewarna Alami dari Limbah Kayu Merbau di Papua

Kuntadi
Peneliti UGM memaparkan hasil pengembangkan serbuk kaya Merbau sebagai bahan pewarna alam di papua. (Foto: istimewa)

SLEMAN, iNews.id - Universitas Gadjah Mada (UGM) mengembangkan pewarna alami menggunakan limbah kayu Merbau di Papua. Serbuk pewarna alami ini akan menjadi solusi dalam pengembangan industri tekstil. 

Peneliti UGM Edia Rahayuningsih mengatakan, Indonesia menjadi penguasa pasar pewarna alami biru Indigo terbesar di dunia. Hampir di semua daerah memiliki budaya penggunaan pewarna alami sebagai bahan baku pewarna tekstil.

“Indonesia memiliki kekayaan sumber daya pewarna alami secara turun temurun,” katanya. 

Atas kondisi ini, enam peneliti UGM dibantu tiga peneliti dari mitra industri serta 25 mahasiwa mengembangkan industri pemanfaatan potensi sumber daya alam untuk pewarna alami tersebut. Tim UGM ini tergabung dalam kelompok riset Indonesia Natural Dye Institute Universitas Gadjah Mada (INDI-UGM). 

Bekerja sama dengan CV Karui Jayapura, tim ini melakukan program hilirisasi produk purwarupa dengan membangun miniplant produksi serbuk pewarna alami dari limbah industri penggergajian dari kayu Merbau di Jayapura Papua. 

“Limbah dari hasil hutan ini sangat potensial digunakan sebagai sumber bahan baku industri pewarna alami,” katanya.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Guncang Mamberamo Tengah Papua, Cek Kekuatan Magnitudonya!

57 tahun lalu

Pilu! 5 Korban Tewas Ledakan Bom PD II di Biak Dimakamkan dalam Satu Liang Lahat

57 tahun lalu

Terungkap! Ini Identitas 5 Korban Tewas Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak Papua

57 tahun lalu

OPM Kembali Berulah, TNI Evakuasi Puluhan Pendulang Emas dari Awimbon ke Boven Digoel

57 tahun lalu

Pengamat Militer Bongkar Alasan KKB Selalu Serang Pekerja Proyek dan Guru di Papua 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal