Tradisi Nyadran Agung Kulonprogo, Arak 22 Gunungan sebagai Ungkapan Syukur

Kuntadi
Pemkab Kulonprogo menggelar Nyadran Agung dengan mengarak 22 gunungan. (foto: istimewa)

Penjabat Bupati Kulonprogo Tri Saktiyana mengatakan, Nyadran Agung merupakan tradisi yang harus dilestarikan. Tradisi ini bisa dimaknai sebagi ungkapan rasa syukur dan mendoakan leluhur dan ajang silaturahmi antarwarga mnejelang bulan puasa. 

"Nyadran Agung merupakan tradisi harus diperahankan. Maknanya mneyambut puasa, masyarakat Jawa mengingat dan mendoakan leluhur dan ajang menjaga silaturahmi,” katanya. 

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hujan Deras Picu Longsor di Kulonprogo, 4 Rumah Rusak dan Sejumlah Jalan Tertutup

57 tahun lalu

Hujan Deras, Tebing Longsor di Kulonprogo Terjang Rumah Warga

57 tahun lalu

Ramaikan Nyadran, Sound Horeg Senilai Rp75 Juta Tenggelam ke Sungai di Sidoarjo

57 tahun lalu

Kisah Pilu Siswi SD di Kulonprogo, Sekolah Sambil Momong Adik karena Ibunda Derita Kanker

57 tahun lalu

Hujan Deras Picu Tebing Longsor di Kulonprogo Timpa Rumah Warga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal