Tindak Lanjuti Aduan Kekerasan Eks WBP, ORI DIY Bertemu Kalapas Narkotika Pakem Sleman

Antara
ORI DIY saat menerima aduan mantan WBP Lapas Narkotika Yogyakarta di kantor ORI DIY, Senin (1/11/2021). (Foto: istimewa)

SLEMAN, iNews.id – Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan DIY dan Jateng menindaklanjuti aduan dugaan penganiayaan terhadap sejumlah mantan warga binaan pemasyarakatan di Lapas Narkotika, Sleman. ORI turun untuk melakukan pertemuan awal dengan Kalapas Narkotika kelas II A Yogyakarta Cahyo Dewanto. 

“Aduan itu hari ini kami tindaklanjuti dengan turun ke lapas. Saya langsung bertemu kalapas untuk entry meeting,” kata Kepala ORI Perwakilan DIY dan Jateng Budhi Masturi saat dikonfirmasi di Yogyakarta, Rabu (3/11/2021).

Budhi mengatakan, pertemuan ini menjadi langkah awal untuk mengumpulkan keterangan dan penjelasan dari sejumlah pihak lapas. ORI berharap ada komitmen dari kalapas untuk membuka dan mengizinkan pegawainya dimintai keterangan. 

“Alhamdulillah respons Pak Cahyo sangat welcome, sangat kooperatif, serta memberikan akses kepada kami seluas-luasnya," ujarnya.

Selepas pertemuan ini, ORI akan menghimpun berbagai informasi dan penjelasan berbagai pihak secara maraton. ORI juga akan mendatangkan eks warga binaan sebagai pelapor untuk kembali dimintai keterangan lebih detail. Mereka akan diundang dan diminta menjelasakan satu per satu.  

"Kemarin itu kan baru laporan yang berisi penjelasan banyak orang, beberapa pelapor. Kami akan dalami satu per satu dan akan kami BAP (berita acara pemeriksaan)," katanya.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kronologi Demo Rusuh di Lapas Narkotika Sungguminasa, Massa Rusak Fasilitas hingga Bakar Ban

57 tahun lalu

Waduh! 3 Oknum Sipir Lapas di Blitar Diduga Jual Sel Khusus ke Napi hingga Rp100 Juta

57 tahun lalu

Penampakan Ratusan Napi Risiko Tinggi Dipindahkan ke Nusakambangan

57 tahun lalu

Info Loker Jogja Terbaru 2026: Peluang Terbuka di Sektor Jasa, Gaji Sesuai UMK

57 tahun lalu

Puncak Arus Balik Lebaran di Stasiun Tugu, Ribuan Pemudik Tinggalkan Yogyakarta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal