Tergusur NYIA, Pengusaha Pantai Glagah Minta Fasilitas Infrastruktur

Kuntadi
Proses mediasi para pelaku usaha di Pantai Glagah di Kantor DPRD Kulonprogo. (Foto: iNews.id/Kuntadi).

"Kami sudah ngalah (mengalah), ngalih (pindah) dan jangan buat kami ngelih (Kelaparan)," kata dia.

Sekretaris Dinas Pariwisata Kulonprogo, Rohedy Goenoeng mengatakan, sudah memiliki DED dan masterplan pengembangan wisata di Pantai Glagah. Nantinya akan difokuskan dari sisi timur, dari pintu masuk sampai dengan dermaga wisata, hingga laguna. Warga di sekitar muara Sungai Serang diminta tetap menjaga keindahan di sana.

"Kita siapkan kawasan food center, merchandise agar bisa menampung pelaku usaha," ujar Rohedy.

Ketua DPRD Kulonprogo, Akhid Nuryati mengatakan, siap mengawal apa yang menjadi keinginan warga. Prinsipnya, warga yang merupakan korban pembangunan bandara yang telah merintis usaha mandiri bisa tetap mengembangkan usahanya. Bahkan jika dibuat masterplan dan DED, aspirasi mereka harus bisa tertampung.

"Idealnya memang RTRW ini satu kawasan pantai. Kulonprogo juga hanya 37 kilometer pantainya pasti bisa," ujar dia.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kredit Perumahan Tersendat, Perindo Bali Desak Evaluasi Kebijakan Perbankan

57 tahun lalu

Tren Baru! Ramai Sewa iPhone Mulai Rp100.000 jelang Lebaran di Gunungkidul

57 tahun lalu

Hujan Deras Picu Longsor di Kulonprogo, 4 Rumah Rusak dan Sejumlah Jalan Tertutup

57 tahun lalu

Hujan Deras, Tebing Longsor di Kulonprogo Terjang Rumah Warga

57 tahun lalu

Kisah Pilu Siswi SD di Kulonprogo, Sekolah Sambil Momong Adik karena Ibunda Derita Kanker

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal