Terdampak Covid-19, Perajin Perak dan Tembaga di Gunungkidul Terancam Gulung Tikar

Kuntadi
ilustrasi kerajinan tembaga

Lantaran kondisi ini, perajin perak dan tembaga ini tidak mampu lagi bertahan. Beberapa di antaranya memilih menutup usaha dan beralih profesi. Selama ini, usaha kerajinan perak mengandalkan para wisatawan yang datang.

“Kita hanya andalkan dari wisatawan, begitu pariwisata ditutup usaha kami ikut mati,” katanya.

Dampak Covid-19 tidak hanya dialami para perajin dan pengusaha saja. Namun juga para karyawan yang bekerja di sektor ini juga dirumahkan sampai batas waktu tak terhingga.

“Bantuan dari pemerintah belum ada, BLT atau sembako tidak dapat,” katanya.

Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Gunungkidul, Sih Supriyanto mengatakan perajin perak dan tembaga tidak masuk golongan pengusaha mikro dan kecil, namun pengusaha menengah. Dinas juga tidak memiliki anggaran untuk menyalurkan bantuan sosial.

“Dari verifikasi desa, mereka masuk dalam golongan yang mampu sehingga tidak mendapatkan bantuan sosial tunai (BST),” katanya.

Untuk mengatasi permasalahan yang muncul, dinas siap melakukan pendampingan. Dinas Koperasi dan UKM akan membantu dalam proses pemasaran.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hujan Deras Picu Longsor Bukit Clongop, Jalur Penghubung Jateng–DIY Ditutup

57 tahun lalu

Hati-Hati Modus Kejahatan, Penipuan Jual Beli Online Emas Antam Diungkap Polres Gunungkidul

57 tahun lalu

Terungkap! Pasien Terpapar Virus Super Flu Meninggal di Bandung Punya Komorbid

57 tahun lalu

10 Warga Jabar Terpapar Virus Super Flu, Terdeteksi sejak Agustus

57 tahun lalu

Korupsi Bilik Sterilisasi Covid-19 di Dairi, 2 Terdakwa Divonis 2 Tahun Penjara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal