Tentara Jepang Ini Nyaris Tewas saat Bela Indonesia di Pertempuran Ambarawa

Ahmad Antoni
Nur Ichsan Yuniarto
Mitsuyuki Tanaka memperlihatkan bekas luka tembaknya di dada sebelah kiri (YouTube Bagus Priyana Magelang)

"Bekas luka itu masih membekas di dadaku, aku bersyukur masih selamat. Meski harus menanggung luka ini seumur hidupku, semua ini demi Indonesia," katanya.

Pertempuran selama empat hari berakhir pada tanggal 15 Desember 1945 dengan kemenangan pasukan TKR yang dibantu masyarakat Ambarawa,” tulis Mayjen Wuryanto. 

Kemenangan tersebut bukan hanya mengangkat pamor Indonesia tetapi juga moral rakyat dan pasukan TKR. Kehebatan Pertempuran Ambarawa itulah yang menginspirasi TNI Angkatan Darat hingga tanggal 15 Desember ditetapkan sebagai Hari Juang TNI AD.

Sementara untuk mengenang pertempuran Ambarawa dan kepemimpinan Jenderal Soedirman serta Letkol Isdiman, pada 1973 didirikan Monumen Palagan Ambarawa di Jalan Mgr Sugiyopranoto, Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pekerja Migran asal Kebumen Tewas Ditikam di Jepang, Keluarga Minta Jenazah Dipulangkan

57 tahun lalu

KSAL Kunjungi Kapal 2 Armada Perang Jepang, Kapal Selam dan Fregat

57 tahun lalu

Kisah KNIL Hadapi Jepang: Tentara Pribumi Dipaksa Bertempur dengan Persenjataan Minim

57 tahun lalu

Momen 1.300 Tentara KNIL Menyerah usai Jepang Bombardir Ladang Minyak Tarakan

57 tahun lalu

Identitas Korban Tewas Kecelakaan di Tol Karawang Barat, Yukihiro Nabae asal Jepang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal