Soal Pencairan Tanah PAG, Fraksi PAN DIY Sebut Rentan Rugikan Negara

Kuntadi
Sebuah alat berat meratakan lahan warga yang terdampak bandara baru Yogyakarta (NYIA). (Foto: Dok.iNews.id)

YOGYAKARTA, iNews.id – Pencairan dana kompensasi pembangunan Bandara Yogyakarta Baru (New Yogyakarta International Airport/NYIA), yang telah dicairkan pihak Puro Pakualaman mendapat sorotan legislator.

Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD DIY menilai, pembayaran dana Rp701 miliar itu rentan menyebabkan kerugian negara. Sebab sampai saat ini status kepemilikan lahan belum jelas dan masih dalam sengketa hukum.

Ketua Fraksi PAN Suharwanto mengatakan, permasalahan pencairan ini perlu mendapatkan perhatian bersama. DPRD DIY harus ikut mencermati mekanisme dan proses pencairan dana, sebab dana yang dicairkan dalam kondisi masih belum memiliki kekuatan hukum tetap.


“Ada tiga pihak yang mengklaim sebagai ahli waris dan mengaku berhak atas kepemilikan lahan. Ini perlu mendapat perhatian karena bisa berpotensi merugikan keuangan negara,” kata Suharwanta di Gedung DPRD DIY, Kamis (13/9/2018).

Status tanah yang menjadi sengketa hukum itu saat ini masih belum jelas. Proses hukum juga sedang berlangsung dalam tahap banding. Selama ini tanah diklaim milik Pakualam Ground (PAG). Apakah itu masuk dalam sertifikat hak guna bangunan atau sertifikat hak pengguna laha, atau memang menjadi tanah Kadipatem Pakualam.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jusuf Kalla Murka, Sebut Eksekusi Lahan 16,4 Hektare di Makassar Tidak Sah

57 tahun lalu

Pemprov Jabar Menang Banding Sengketa Lahan SMAN 1 Bandung, Ini Respons Sekolah

57 tahun lalu

Sengketa Lahan SMAN 1 Bandung, BPN Upaya Banding Lawan Putusan PTUN

57 tahun lalu

Sengketa Lahan SMAN 1 Bandung, Pemprov Jabar Tolak Berdamai dengan PLK

57 tahun lalu

Sengketa Lahan di Gowa Ricuh, Massa Penggugat Saling Dorong dengan Polisi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal