Soal Pencairan Tanah PAG, Fraksi PAN DIY Sebut Rentan Rugikan Negara

Kuntadi
Sebuah alat berat meratakan lahan warga yang terdampak bandara baru Yogyakarta (NYIA). (Foto: Dok.iNews.id)

"Status tanah ini harus jelas termasuk kepemilikan. Kalau lembaga harus didaftarkan sebagai badan hukum," ujarnya.

Sekertaris F-PAN Arif Setiadi menambahkan, sangat mendukung adanya upaya percepatan pembangunan Bandara NYIA. Hanya saja, untuk persoalan status tanah ini harus dipertegas. Apalagi dalam kasus ini juga muncul sengketa hukum.

"F-PAN sangat memdukung pembangunan bandara, namun status tanahnya harus jelas," kata Arif.

Diketahui, tanah yang menjadi sebagian lokasi Bandara NYIA ini belakangan menjadi permasalahan hukum. Setidaknya ada tiga kubu yang mengklaim sebagai ahli waris yang berhak. Mereka yakni Kadipaten pakualaman yang selama ini dikenal sebagai pemilik atas lahan di sepanjang pesisir Kulonprogo.

Kemudian kubu ahli waris Pakubuwono X versi Suwarsi cs. Kubu ini mengklaim sebagai pemilik atas lahan dengan dibuktikan surat eigendom. Pihak ini mengajukan gugatan di Pengadilan Negeri (PN) Wates dan PN Kota Yogyakarta.

Terakhir dari kubu ahli waris Pakubuwono X versi Tjakraningrat. Mereka juga mengklaim sebagai ahli waris yang berhak dan menyebut Suwarsi Cs bukan ahli waris yang sah. Perseteruan antara dua ahli waris ini pun berujung proses hukum dan saling melapor ke Mabes Polri mau pun Polda DIY dan di Polresta Solo. 

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jusuf Kalla Murka, Sebut Eksekusi Lahan 16,4 Hektare di Makassar Tidak Sah

57 tahun lalu

Pemprov Jabar Menang Banding Sengketa Lahan SMAN 1 Bandung, Ini Respons Sekolah

57 tahun lalu

Sengketa Lahan SMAN 1 Bandung, BPN Upaya Banding Lawan Putusan PTUN

57 tahun lalu

Sengketa Lahan SMAN 1 Bandung, Pemprov Jabar Tolak Berdamai dengan PLK

57 tahun lalu

Sengketa Lahan di Gowa Ricuh, Massa Penggugat Saling Dorong dengan Polisi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal