Sempat Terpuruk karena Covid-19, Booming Tanaman Hias Bangkitkan Perajin Gerabah Bantul

Kuntadi
Permintaan produk gerabah meningkat seiring booming tanaman hias. (Foto: iNews.id/Kuntadi)

Harapan mulai muncul ketika pemerintah mulai menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Saat itu pesanan dari pasar lokal mulai berdatangan untuk produk tempat cuci tangan atau wastafel. Tidak sedikit yang memburu padasan sebagai tempat cuci tangan.

“Memasuki new normal, baru muncul pesanan wastafel atau padasan,” ujar pemilik Nurya Craft ini.

Industri gerabah kembali cerah memasuki bulan Oktober seiring booming tanaman hias. Banyak orang datang untuk mencari pot dari berbagai bentuk dan ukuran. Tidak hanya dari seputaran Yogyakarta, namun permintaan juga dari Jakarta, Sidoarjo sampai di Makassar.

Permintaan pot ini akan terjadi saat libur akhir pekan. Sepanjang jalan di Kasongan dipenuhi dengan mobil konsumen yang mencari pot. Harga yang ditawarkan mulai dari harga Rp10.000 sampai di atas Rp100.000 tergantung ukuran dan tingkat kesulitan.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap! Pasien Terpapar Virus Super Flu Meninggal di Bandung Punya Komorbid

57 tahun lalu

10 Warga Jabar Terpapar Virus Super Flu, Terdeteksi sejak Agustus

57 tahun lalu

Korupsi Bilik Sterilisasi Covid-19 di Dairi, 2 Terdakwa Divonis 2 Tahun Penjara

57 tahun lalu

Cerita IRT Obesitas di Parepare Berbobot 200 Kg, Sulit Berdiri Hanya Bisa Ngesot

57 tahun lalu

Terpapar Bakteri, 1,5 Ton Bibit Tanaman Hias Lilium dari Belanda Dimusnahkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal