Saat pertama kali melihatnya, dia kaget karena muka kakaknya sudah tidak berbentuk penuh luka lebam. Selain itu juga ada luka bekas senjata tajam di leher dan di dada kiri tembus ke ulu hati.
Dia mengungkapkan, seluruh keluarga kaget dan terkejut dengan peristiwa tersebut karena selama ini tidak ada perilaku aneh pada diri korban. Semua berjalan normal dan tidak nampak ada masalah sama sekali. Namun dia tidak tahu yang sebenarnya karena korban tertutup.
"Kakak saya memang tertutup sama keluarga kalau ada masalah. Mungkin cerita ya sama teman kerja ataupun teman di kampung. Namun ceritanya hanya sebatas apa yang disuka," katanya.
Tak ada pesan khusus dari korban yang diingat keluarganya kecuali keinginan anak sulung dari dua bersaudara ini ingin menonton konser BTS di Jakarta pada 15 Maret 2024. Niat tersebut belum kesampaian, karena korban sudah tiada.