Salah Satu Tersangka Kasus Ambruknya Atap SD Muhammadiyah Bogor Playen Minta Damai

erfan erlin
Keluarga korban ambruknya atap SD Muhammadiyah Bogor Playen menunjukkan surat pernyataan damai yang diberikan salah satu tersangka. (Foto : ist)

GUNUNGKIDUL, iNews.id- Salah satu tersangka kasus ambruknya atap bangunan SD Muhammadiyah Bogor Playen, K telah mendatangi kediaman bocah yang meninggal dalam peristiwa tersebut, Fauzi Ajitama. Dia meminta kepada ibu korban, Sintia Karolina Munazap untuk menandatangani surat pernyataan damai.

Paman Sintia, Bambang Guntawa mengungkapkan, beberapa hari yang lalu tepatnya hari ketika kematian Fauzi yaitu Minggu (13/11/2022) siang, K ditemani tiga orang lainnya datang ke rumah duka dan menemui ibu korban, Sintia. Kedatangan mereka untuk meminta Sintia menandatangani tiga surat pernyataan. "Ada dua surat pernyataan damai dan satu surat pernyataan lainnya,"tutur Bambang, Selasa (15/11/2022) 

Anehnya surat tersebut sudah dibuat oleh K. Kemudian, dalam surat tersebut K sudah menandatanganinya termasuk para saksi.  Hanya kolom tanda tangan yang ada nama Sintia saja yang dikosongi. Sehingga ia menganggap surat tersebut seolah pemaksaan. 

Bersama Tiga orang, K mendatangi rumah korban di Dusun Playen I Kalurahan Playen Kapanewon Playen sekira pukul 11.00 WIB. Kala itu, K mengatakan karena peristiwa yang terjadi di SD Muhammadiyah tersebut sudah menjadi kasus maka dia meminta agar Sintia selalu keluarga korban menandatangani surat pernyataan perdamaian tersebut.

Melihat permintaan tersebut, lanjut Bambang, Sintia langsung menangis dan tidak bisa berkata-kata. Oleh karena itu dia bergegas menjawab mereka tidak bersedia menandatanganinya dan meminta agar jangan dilakukan saat itu. Karena saat itu, keponakannya baru tengah berduka.

"Lha itu pas telung ndinanan (3 harinan) kematian korban. Di samping itu, ayah korban juga belum genap 40 hari meninggal," kata dia.

Dia memaklumi suasana kesedihan yang mendalam dialami oleh keponakannya, Sintia tersebut. Dia meminta agar K dan tiga orang yang mendampinginya untuk kembali lagi lain waktu saat kondisi keponakannya sudah stabil lagi.

"Terus terang keponakan saya langsung kepikiran. Tak bisa tidur karena disodori permintaan perdamaian tersebut," ujarnya.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap! Ini Identitas dan Peran 4 Tersangka Narkoba di New Zone Medan

57 tahun lalu

Oknum ASN Bakar Kantor Dishub Babel jadi Tersangka, Terancam Dipecat!

57 tahun lalu

Mantan Finalis Puteri Indonesia Jadi Tersangka Malapraktik, 15 Pasien Cacat Permanen

57 tahun lalu

Kecelakaan di Wanea Manado Tewaskan Bayi 5 Bulan, Sopir Mobil Jadi Tersangka

57 tahun lalu

Tersangka Kasus Dana Pokir Rp242 Miliar, Ketua DPRD Magetan Ditahan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal