Sakral, Jamasan Pusaka Tombak Kyai Totok di Gunungkidul Gunakan Racun Arsenik

erfan erlin
Prosesi jamasan Tombak Kyai Totok yang menjadi salah satu pusaka peninggalan Brawijaya V. (Foto: MPI/erfan Erlin)

Tombak Kyai Totok konon adalah tombak yang dibawa oleh prajurit Majapahit kala melarikan diri bersama Roro Resmi, istri Brawijaya V ke daerah Ngawen. Hingga akhirnya Roro Resmi melahirkan di tempat tersebut, yang sampai saat ini  masih terjaga.

"Tak jauh dari sini ada petilasan Roro Resmi. Kisahnya seperti itu," ujarnya.

Juru Jamas Mbah Yatmo mengatakan, jamasan pusaka tersebut tidak dilaksanakan secara serampangan. Untuk melaksanakan jamasan tersebut harus didahului dengan perilaku prihatin dengan sesuatu ritual tertentu.

Jamasan ini menggunakan cairan arsenik yang mengandung racun. Sehingga jamasan pusaka harus dilaksanakan di bawah sinar terik matahari. Tujuannya untuk mengusir racun yang ada.

"Tentu kalau jaman dahulu ada makna tertentu," ujarnya.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hujan Deras Picu Longsor Bukit Clongop, Jalur Penghubung Jateng–DIY Ditutup

57 tahun lalu

Hati-Hati Modus Kejahatan, Penipuan Jual Beli Online Emas Antam Diungkap Polres Gunungkidul

57 tahun lalu

3 Jalur Alternatif ke Gunungkidul Ini Jadi Favorit Wisatawan Lokal, Cocok untuk Weekend Trip

57 tahun lalu

Tenda Drag Race di Gunungkidul Roboh Diterjang Hujan dan Angin Kencang, Sejumlah Mobil Rusak

57 tahun lalu

Diterjang Hujan dan Angin Kencang, Tenda Arena Balap Mobil di Gunungkidul Porak-poranda

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal