Polisi Usut Spanduk Bunuh Sultan dalam Demo Buruh di UIN Yogya

Heru Trijoko
Ratusan personel gabungan Polda DIY saat menyisir kampus UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta pascapecahnya kerusuhan dalam aksi Hari Buruh. (Foto-Foto: iNews.id/Heru Trijoko)

“Kita sudah negosiasi baik-baik dengan mereka. Apa sih aspirasinya. Tapi, belum selesai negosiasi tiba-tiba ada yang lempar molotov ke pos polisi hingga terbakar. Warga sekitar pun marah karena aksi itu merugikan warga,” kata Dofiri.

Kapolda juga berterimakasih kepada masyarakat sekitar yang membantu polisi dalam mengamankan para pelaku kerusuhan. “Terima kasih warga, tanpa perintah mereka sendiri yang kejar massa,” ucapnya.

Terkait spanduk bertuliskan “Bunuh Sultan” dalam aksi itu, Dofiri menilai tulisan di spanduk yang dibentangkan para pengunjuk rasa sangat ngawur dan melenceng dari tujuan unjuk rasa Hari Buruh. “Ngawur sekali itu. Ini kan jadi gak jelas apa sebenarnya aspirasi mereka. Yang jelas mereka sudah merusak fasilitas umum dan bawa molotov. Pasti kita tindak tegas,” tandasnya.

Sementara itu, situasi di sekitar lokasi aksi maupun kampus UIN Sunan Kalijaga hingga mala mini sudah berangsur-angsur kondusif dan kembali normal.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gerak-gerik Mencurigakan, Mahasiswa Ditangkap Bawa Pisau saat Demo May Day di Makassar

57 tahun lalu

Ribuan Buruh Sidoarjo Gelar Aksi May Day, Konvoi ke Kantor Gubernur Jatim

57 tahun lalu

May Day, Buruh Pekalongan Gelar Apel dan Doa Bersama di Monumen Juang

57 tahun lalu

Gunakan Belasan Bus, Buruh Cilegon Ramaikan Peringatan May Day di Jakarta

57 tahun lalu

May Day, Belasan Ribu Buruh Karawang Berangkat ke Jakarta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal