Penanganan Dinilai Janggal, JCW Desak KPK Supervisi Kasus Korupsi Stadion Sultan Agung Bantul

erfan erlin
Kejari Bantul telah memeriksa 30 orang saksi dalam kasus dugaan koruosi pengadaan barang dan jasa di Stadion Sultan Agung Bantul. (Foto : Istimewa)

BANTUL, iNews.id - Jogja Corruption Watch (JCW) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan supervisi penanganan kasus dugaan korupsi pengelolaan Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul. JCW melihat adanya kejanggalan penanganan perkara yang merugikan ABD Bantul senilai Rp800 juta. 

"Kasus ini ditangani Kejaksaan Negeri Bantul, namun ada kesan janggal dan berlarut-larut dalam penanganannya," kata koordinator Pengaduan Masyarakat dan Monitoring Peradilan JCW, Baharuddin Kamba, Kamis (5/1/2023). 

Kasus ini muncul setelah ada dugaan penyelewengan anggaran peralatan dan jasa kebersihan di Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul. Besaran anggaran mencapai Rp800 juta, yang bersumber dari APBD Bantul tahun 2020-2021 dengan modus nota kosong. 

“Perkara ini oleh Kejari Bantul sudah ditingkatkan ke penyidikan. Namun  kenapa belum ada satu pun tersangka yang ditetapkan,” katanya.

Menurut dia, status penangan perkara korupsi ke tahap penyidikan tanpa penetapan tersangka merupakan suatu hal yang tidak lazim. Hal inilah yang menjadi titik kesan kejanggalan dan berlarutnya penanganan perkara ini.

"Perkara ini perlu mendapatkan atensi khusus dari KPK maupun Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (JAMWAS) Kejaksaan Agung,” ujarnya.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Korupsi Anggaran BBM Subsidi, Eks Camat Medan Polonia Dituntut 2 Tahun Penjara

57 tahun lalu

Penggeledahan Kantor Dinkes Ponorogo Berlangsung 8 Jam, Sejumlah Dokumen Disita

57 tahun lalu

Polda Jateng Tetapkan 6 Tersangka Korupsi BPR Purworejo, Kerugian Negara Rp41,3 Miliar

57 tahun lalu

Terkuak! Korupsi BLKI Balikpapan Capai Rp14 Miliar, Kepala UPTD Jadi Tersangka Ganda

57 tahun lalu

Kehabisan Bekal, Sejoli asal Kolombia Ditangkap saat Ngamen di Lampu Merah Bantul

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal