Dia berusaha menghilangkan jejak dengan membuang bagian tubuh korban ke septic tank atau toilet. Sehingga pelaku sengaja mencincang agar bisa memasukkannya ke dalam lobang septic tank.
Sementara tulang-tulangnya rencananya dibuang ke suatu tempat. Sehingga pelaku sengaja membawa ransel yang memang akan digunakan sebagai tempat tulang-tulang belulang tersebut. Oleh karenanya dia sengaja memotong dan menguliti sampai ke tulang-tulangnya.
Namun dikarena pekerjaan membutuhkan waktu yang lama maka pada saat makan dan minum di Warmindo pelaku berubah pikiran untuk meninggalkan pekerjaan memutilasi dan memilih kembali ke Wisma kemudian melarikan diri.