Pelaku Garap Lahan Perhutani di Purwakarta untuk Ladang Ganja

Kuntadi
Petugas Polrestabes Yogyakarta mengamankan barang bukti tanaman ganja saat pemapara kasus jaringan pengedar ganja di Mapolrestabes Yogyakarta, Senin (18/2/2019). (Foto: iNews.id/Kuntadi)

YOGYAKARTA, iNews.id – Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memastikan 10 tersangka jaringan pengedar mendapatkan pasokan dari ladang ganja di Purwakarta, Jawa Barat (Jabar). Ladang ganja yang digerebek pada Sabtu (16/2/2019) itu milik Perhutani yang digarap tersangka EY (42) untuk bertani cabai dan pepaya.

“Kebun itu milik Perhutani, tetapi digarap oleh EY untuk berkebun,” kata Kabid Humas Polda DIY, AKBP Yulianto saat pemaparan di Mapolrestabes Yogyakarta, Senin (18/2/2019).

Lahan itu jauh dari permukiman warga dan sulit dijangkau. Lokasi kebun berada di pinggir Waduk Jatiluhur. Ganja ditanam dalam polybag yang tersebar di lahan seluas 1,5 hektare (ha). Tanaman haram itu juga diletakkan di antara tanaman cabai dan pepaya agar tidak mudah dikenali oleh masyarakat.


Menurut tersangka, dia sudah menanam ganja sejak lima bulan lalu. Dia setidaknya sudah empat kali panen dan memasarkan ganja melalui kurir hingga akhirnya paket-paket kecil itu sampai di Yogyakarta.

“Kami bekerja sama dnegan Polres Purwakarta, Kodim dan Koramil bersama masyarakat untuk mencabut dan membawa tanaman ganja dari lahan Perhutani itu,” katanya.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
5 hari lalu

Oknum Polisi Positif Narkoba, Jalani Proses Kode Etik dan Pidana di Polres Blitar Kota

5 hari lalu

Peredaran Sabu, Satresnarkoba Buru Pemasok Besar di Balik Penangkapan Anggota Polres Blitar

5 hari lalu

Anggota Polres Blitar Ditangkap terkait Dugaan Peredaran Sabu

12 hari lalu

Aiptu Nuridin Jalani Sidang Kode Etik Kasus Aniaya Istri Siri hingga Narkoba, Terancam PTDH

14 hari lalu

Kebakaran TPA Cikolotok Purwakarta Belum Padam, Api Diduga Dipicu Ledakan Korek Gas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal