PDIP Usung Ganjar Capres, Ketum PPP: Masih Ada Waktu 9 Bulan

erfan erlin
Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum (Ketum) PPP Muhammad Mardiono. (Foto: Gunanto Farhan).).

SLEMAN, iNews.id - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) merespons positif munculnya Ganjar Pranowo sebagai bakal calon presiden (capres) oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Munculnya nama Ganjar dinilai memberikan ruang bagi masyarakat lebih leluasa menentukan pilihannya dalam Pilpres 2024.

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum (Ketum) PPP Muhammad Mardiono mengatakan, masih ada waktu sembilan bulan bagi masyarakat untuk menimbang siapa pemimpin yang bisa melanjutkan estafet kepemimpinan nasional. 

"Karena masih ada waktu sembilan bulan. Masih cukup ruang. Pembangunan sudah dirancang berkesinambungan, tidak boleh terputus," ujar Mardiono di Sleman, Selasa (25/4/2023).

Sementara terkait nama bakal capres dan cawapres dia berharap PPP berkesempatan untuk mengisi posisi di jajaran eksekutif. Selain itu dia juga berharap kader PPP menempati posisi di jajaran legislatif tingkat pusat hingga provinsi dan kabupaten/kota.

"Harapannya, di pusat tentu mengharapkan kalau mampu menempatkan kadernya kalau tidak presiden ya wakil presiden," ucapnya. 

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mardiono Sebut Ada Sosok yang Berperan Penting di Balik Berakhirnya Dualisme PPP

57 tahun lalu

Menkum Keluarkan SK Duet Mardiono-Agus Suparmanto, PPP Diminta segera Lengkapi Kepengurusan

57 tahun lalu

Mardiono dan Agus Suparmanto Berdamai, Menkum Keluarkan SK Baru PPP

57 tahun lalu

Konflik PPP, Kubu Agus Suparmanto Nilai Janggal SK Menkum Kepengurusan Mardiono

57 tahun lalu

Konflik PPP Usai Muktamar X Belum Berakhir, Kubu Agus Suparmanto Datangi Kemenkum

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal